Share

Wellcome To Kang Pewe 07 Blog

Komunikasi warga Kota Dumai, Provinsi Riau, terputus untuk menghubungi saudara mereka di Padang, Sumbar, akibat gempa yang pusatnya di Provinsi Aceh dengan skala 8,5 SR.

"Saya tidak dapat menelpon anak dan saudara di Padang setelah gempa," kata Nofrizal Kamil (48) warga Kota Dumai yang dihubungi di Pekanbaru, Rabu (11/4/2012).

Dia mengatakan beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler tidak ada jawaban dari kerabat di Padang sehingga khawatir terjadi musibah yang tidak diinginkan.

Bahkan dirinya berupaya menghubungi anaknya Fitri (18) yang kuliah pada sebuah universitas swasta di Padang, melalui telepon seluler tidak ada jawaban.

Demikian pula beberapa kali pesan singkat (SMS) dilayangkan, namun belum ada tanggapan mengenai kondisi terkini gempa yang melanda Padang, sehingga menimbulkan keresahan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru menyatakan gempa bumi berpusat di Provinsi Aceh sekitar pukul 15.38 WIB.

Sedangkan gempa tersebut berkekuatan 8,5 SR juga mengguncang hingga enam provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Bengkulu, Lampung, Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Riau.

Namun gempa tektonik itu berlokasi di 2.31 Lintang Utara (LU), 92,67 Bujur Timur (BT) atau sekitar 146 Barat Daya Simelue Aceh dengan kedalaman 10 kilometer, tapi BMKG menyatakan gempa itu berpotensi menimbulkan tsunami.

Faisal JA (43) warga Kota Dumai lainnya mengatakan, sejak pukul 15.45 WIB, mengalami kendala untuk menelpon keluarganya yang berdomisili di Kawasan Ujung Gurun, Kota Padang.

"Sudah keriting jari menelpon, tapi tidak juga menyambung, beberapa SMS dikirim tidak ada jawaban, kami khawatir saja," katanya.

Faisal menambahkan, bila tidak ada juga jawaban dari Padang, maka mulai Kamis (12/4) pagi akan langsung menemui saudara dengan mengunakan mobil melewati Pekanbaru.
Hubungan Telepon Warga Dumai Terputus Karena Gempa - Gempa Aceh Full View

Pemerintah Sri Lanka langsung mengeluarkan peringatan tsunami di seluruh pulau pada Rabu (11/4/2012) dan pusat manajemen bencana meminta agar warga pantai segera menjauh menuju kawasan pedalaman untuk menghindari dampak gelombang besar yang dikhawatirkan datang menyusul gempa di wilayah Aceh dengan kekuatan 8,5 SR.

Pemerintah setempat mengeluarkan pernyataan bahwa gelombang bisa mencapai wilayah timur pelabuhan Trincomalee dan mendesak agar segera dilakukan evakuasi di kawasan jalur pantai. "Segera evakuasi daerah pantai dan pergi ke tempat yang lebih tinggi," demikian pernyataan yang disampaikan pihak pemerintah yang dimuat di situs Pusat Penanggulangan Bencana (DMC).

Wakil Direktur DMC Sarath Kumara mengatakan pantai timur dan selatan pulau itu merupakan wilayah yang  paling rentan, sehingga warga diminta untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. "Tidak perlu panik," kata Kumara.

"Wilayah timur dan selatan lebih rentan, lebih aman bagi orang-orang di tempat lain di sepanjang pantai  untuk meninggalkan lokasi dan pergi ke tempat tinggi."

Kepanikan sempat terjadi. Sejumlah warga di Trincomalee terlihat berhamburan dan meninggalkan rumah-rumah mereka di kawasan pantai, menyusul adanya peringatan sirine adanya tsunami.  "Ada situasi panik dekat di Trincomalee," kata seorang warga dihubungi AFP melalui telepon.

Wakil Direktur Departemen Meteorologi MD Dayananda memprediksi akan adanya tsunami di wilayah tersebut menyusul gempa yang terjadi di Indonesia.   "Ada kemungkinan kuat terjadi tsunami menghantam pulau itu setelah gempa bumi di Indonesia,"  katanya.

Ia mengatakan, gempa bumi di Indonesia dirasakan di Sri Lanka, yang berjarak  1.340 kilometer (840 mil) utara-barat dari lokasi gempa.

Sekitar 30.000 orang tewas di Sri Lanka dalam peristiwa tsunami pada tahun 2004, yang juga disebabkan oleh gempa bawah laut dari Indonesia dan menghancurkan sejumlah kawasan di garis pantai Sri Lanka.
Sri Lanka Keluarkan Peringatan Tsunami - Gempa Aceh Full View

HOME | ABOUT

Copyright © 2011 Gossip , Gadget , News Hollywood | Powered by BLOGGER | Template by 54BLOGGER