Pengguna Twitter seakan berlomba-lomba menyebarkan informasi mengenai gempa 8,5 skala Richter yang melanda Aceh. Namun, perlu diperhatikan akurasi informasi yang disebarkan.
Salah satu yang sempat menyebar adalah sebuah gambar yang konon menunjukkan efek gempa tersebut. Gambar ini menyebar bersama dengan kicauan yang berbunyi "street in Aceh after earthquake".
Gambar menunjukkan jalan raya yang pecah atau terbelah dengan kendaraan melintas di sisinya. Meski sudah menyebar luas, gambar tersebut diduga palsu.
Dugaan palsunya gambar itu terpantau melalui pencarian di TinEye. Menurut pencarian TinEye, gambar yang sama dengan olahan tambahan telah dimuat di situs kantor berita Antara pada 2010.
Jika memang benar itu gambar dari kejadian gempa di Aceh, Rabu (11/4/2012), bukankah tidak mungkin potongannya muncul di berita dua tahun lalu?
Melihat kelengkapan dan resolusinya, gambar yang beredar di Twitter bisa jadi merupakan gambar sumber dari olahan yang tampil di Antara.
Twitter memang bisa menjadi alat untuk menyebarluaskan informasi secara cepat. Namun, pengguna juga perlu waspada dan memperhatikan akurasi informasi yang disebarluaskan
Gambar Palsu Dampak Gempa Aceh Beredar di Twitter - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Pengguna Twitter seakan berlomba-lomba menyebarkan informasi mengenai gempa 8,5 skala Richter yang melanda Aceh. Namun, perlu diperhatikan akurasi informasi yang disebarkan. Salah satu yang sempat menyebar adalah sebuah gambar yang konon menunjukkan efek gempa tersebut. Gambar ini menyebar bersama dengan kicauan yang berbunyi "street in Aceh after earthquake".
Gambar menunjukkan jalan raya yang pecah atau terbelah dengan kendaraan melintas di sisinya. Meski sudah menyebar luas, gambar tersebut diduga palsu.
Dugaan palsunya gambar itu terpantau melalui pencarian di TinEye. Menurut pencarian TinEye, gambar yang sama dengan olahan tambahan telah dimuat di situs kantor berita Antara pada 2010.
Jika memang benar itu gambar dari kejadian gempa di Aceh, Rabu (11/4/2012), bukankah tidak mungkin potongannya muncul di berita dua tahun lalu?
Melihat kelengkapan dan resolusinya, gambar yang beredar di Twitter bisa jadi merupakan gambar sumber dari olahan yang tampil di Antara.
Twitter memang bisa menjadi alat untuk menyebarluaskan informasi secara cepat. Namun, pengguna juga perlu waspada dan memperhatikan akurasi informasi yang disebarluaskan
Gempa berkekuatan 8,5 skala Richter di Aceh menggoyang Singapura, Rabu petang. Channel NewsAsia menerima beberapa laporan dari warga Singapura yang turut merasakan gempa Sumatera.
Beberapa penelepon menyebutkan, gempa terasa di Marine Parade, Beach Road, Bukit Panjang, Bendemeer Road, Farrer Road, dan Whampoa Road.
Gempa juga terasa hingga pantai barat Malaysia. Channel NewsAsia mengabarkan, di India, alat peringatan tsunami mengagetkan warga sehingga mereka turun ke jalan.
Pemerintah Thailand meminta warga Pantai Andaman untuk menjauhi daerah pantai. Sementara di Sri Lanka, alat peringatan tsunami dibunyikan sepanjang pulau. Pemerintah Sri Lanka juga meminta warga segera meninggalkan pantai.
Dari Indonesia dilaporkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyatakan, saat ini sejumlah analis di lembaga itu tengah menganalisis dampak gempa 8,5 SR tersebut dan peringatan tsunami masih terus berlaku.
"Sejauh ini, analisis gempa masih terus dilakukan sehingga peringatan tsunami akibat gempa Aceh kemungkinan masih terus berlaku hingga satu jam ke depan. Terlebih telah terjadi gempa susulan berkekuatan 6,4 SR sesaat ini, sekitar pukul 16.28.02, juga di Aceh," demikian analis BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi.
Singapura Ikut Bergetar - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Gempa berkekuatan 8,5 skala Richter di Aceh menggoyang Singapura, Rabu petang. Channel NewsAsia menerima beberapa laporan dari warga Singapura yang turut merasakan gempa Sumatera.Beberapa penelepon menyebutkan, gempa terasa di Marine Parade, Beach Road, Bukit Panjang, Bendemeer Road, Farrer Road, dan Whampoa Road.
Gempa juga terasa hingga pantai barat Malaysia. Channel NewsAsia mengabarkan, di India, alat peringatan tsunami mengagetkan warga sehingga mereka turun ke jalan.
Pemerintah Thailand meminta warga Pantai Andaman untuk menjauhi daerah pantai. Sementara di Sri Lanka, alat peringatan tsunami dibunyikan sepanjang pulau. Pemerintah Sri Lanka juga meminta warga segera meninggalkan pantai.
Dari Indonesia dilaporkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyatakan, saat ini sejumlah analis di lembaga itu tengah menganalisis dampak gempa 8,5 SR tersebut dan peringatan tsunami masih terus berlaku.
"Sejauh ini, analisis gempa masih terus dilakukan sehingga peringatan tsunami akibat gempa Aceh kemungkinan masih terus berlaku hingga satu jam ke depan. Terlebih telah terjadi gempa susulan berkekuatan 6,4 SR sesaat ini, sekitar pukul 16.28.02, juga di Aceh," demikian analis BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi.
Media massa Thailand melaporkan kawasan Andaman bisa terlanda gelombang laut setinggi 4 meter lebih. Menurut warta Xinhua pada Rabu (11/4/2012), kemungkinan gelombang itu tiba pukul 6 sore waktu setempat.Namun demikian, yang pasti, pemerintah Thailand sudah memberikan peringatan kepada warga Andaman untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Upaya itu dilakukan terkait gempa yang melanda perairan barat Aceh berkekuatan 8,5 SR pada pukul 15.38.
Gelombang 4 Meter Bisa Landa Andaman - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Media massa Thailand melaporkan kawasan Andaman bisa terlanda gelombang laut setinggi 4 meter lebih. Menurut warta Xinhua pada Rabu (11/4/2012), kemungkinan gelombang itu tiba pukul 6 sore waktu setempat.Namun demikian, yang pasti, pemerintah Thailand sudah memberikan peringatan kepada warga Andaman untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Upaya itu dilakukan terkait gempa yang melanda perairan barat Aceh berkekuatan 8,5 SR pada pukul 15.38.
Ratusan warga yang tinggal di pesisir pantai, tepatnya di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, mengungsi ke daerah perbukitan terkait adanya peringatan status awas dari BMKG.
"Kita tadi ada mendengar suara sirine, makanya sekarang mengungsi dulu," kata Nur Asma, seorang warga yang tinggal di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Rabu (11/4/2012).
Nur bersama warga lainnya akan mengungsi untuk sementara ke daerah perbukitan yang sebelumnya pernah menjadi jalur evakuasi waktu gempa pada 2009.
Seperti diberitakan Kantor Berita Antara, warga yang mengungsi menuju daerah perbukitan tersebut, selain membawa keluarganya, ratusan warga itu juga membawa beberapa perlengkapan, seperti selimut dan tenda terpal.
Hal yang sama juga dikatakan Adek, warga Cindakir Bungus Teluk Kabung. Dia menyebutkan untuk sementara lebih memilih mengungsi ke tempat yang selama ini sudah disiapkan menjadi jalur evakuasi tsunami.
"Kami sangat khawatir dengan peringatan dari BMKG tersebut, apalagi kami tinggal di daerah pesisir pantai, jadi sangat dekat dengan laut," katanya.
Dari data BMKG, Gempa yang berkekuatan 8,5 Skala Richter (SR) berpusat di Aceh, Rabu, sekitar pukul 15.38 WIB juga menghentikan kegiatan para nelayan yang akan pergi melaut, dan lebih memilih kembali berkumpul dengan keluarganya.
Ratusan Warga Pesisir Pantai Kota Padang Mengungsi - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Ratusan warga yang tinggal di pesisir pantai, tepatnya di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, mengungsi ke daerah perbukitan terkait adanya peringatan status awas dari BMKG."Kita tadi ada mendengar suara sirine, makanya sekarang mengungsi dulu," kata Nur Asma, seorang warga yang tinggal di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Rabu (11/4/2012).
Nur bersama warga lainnya akan mengungsi untuk sementara ke daerah perbukitan yang sebelumnya pernah menjadi jalur evakuasi waktu gempa pada 2009.
Seperti diberitakan Kantor Berita Antara, warga yang mengungsi menuju daerah perbukitan tersebut, selain membawa keluarganya, ratusan warga itu juga membawa beberapa perlengkapan, seperti selimut dan tenda terpal.
Hal yang sama juga dikatakan Adek, warga Cindakir Bungus Teluk Kabung. Dia menyebutkan untuk sementara lebih memilih mengungsi ke tempat yang selama ini sudah disiapkan menjadi jalur evakuasi tsunami.
"Kami sangat khawatir dengan peringatan dari BMKG tersebut, apalagi kami tinggal di daerah pesisir pantai, jadi sangat dekat dengan laut," katanya.
Dari data BMKG, Gempa yang berkekuatan 8,5 Skala Richter (SR) berpusat di Aceh, Rabu, sekitar pukul 15.38 WIB juga menghentikan kegiatan para nelayan yang akan pergi melaut, dan lebih memilih kembali berkumpul dengan keluarganya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengimbau warga di Pulau Sumatera yang merasakan gempa bumi kuat untuk tetap waspada terhadap tsunami. Peringatan tsunami belum dicabut.Kepala BMKG Sri Woro B Harijono di Jakarta, Rabu (11/4/2012), mengatakan, peringatan dini tsunami yang dikeluarkan terkait gempa bumi berkekuatan 8,5 skala Richter (SR) baru akan dicabut sekitar dua jam setelah gempa. Gempa bumi tersebut berpusat di 2.3 Lintang Utara, 92.6 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di Simeulue, Aceh.
Tetap Waspada, Peringatan Tsunami Belum Dicabut - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengimbau warga di Pulau Sumatera yang merasakan gempa bumi kuat untuk tetap waspada terhadap tsunami. Peringatan tsunami belum dicabut.Kepala BMKG Sri Woro B Harijono di Jakarta, Rabu (11/4/2012), mengatakan, peringatan dini tsunami yang dikeluarkan terkait gempa bumi berkekuatan 8,5 skala Richter (SR) baru akan dicabut sekitar dua jam setelah gempa. Gempa bumi tersebut berpusat di 2.3 Lintang Utara, 92.6 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di Simeulue, Aceh.

Gempa kembali mengguncang Aceh, Rabu (11/4/2012) sekitar pukul 17.43.
Menurut data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kali ini kekuatan gempa sebesar 8,1 skala Richter (SR).
Pusat gempa tidak jauh berbeda dengan gempa 8,5 SR yang terjadi pukul 15.38.
Catatan: Sebelumnya, data sementara kekuatan gempa 8,8 SR dan telah direvisi menjadi 8,1 SR
Gempa Kembali Guncang Aceh, Berkekuatan 8,1 SR - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Gempa kembali mengguncang Aceh, Rabu (11/4/2012) sekitar pukul 17.43.
Menurut data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kali ini kekuatan gempa sebesar 8,1 skala Richter (SR).
Pusat gempa tidak jauh berbeda dengan gempa 8,5 SR yang terjadi pukul 15.38.
Catatan: Sebelumnya, data sementara kekuatan gempa 8,8 SR dan telah direvisi menjadi 8,1 SR
Komunikasi warga Kota Dumai, Provinsi Riau, terputus untuk menghubungi saudara mereka di Padang, Sumbar, akibat gempa yang pusatnya di Provinsi Aceh dengan skala 8,5 SR.
"Saya tidak dapat menelpon anak dan saudara di Padang setelah gempa," kata Nofrizal Kamil (48) warga Kota Dumai yang dihubungi di Pekanbaru, Rabu (11/4/2012).
Dia mengatakan beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler tidak ada jawaban dari kerabat di Padang sehingga khawatir terjadi musibah yang tidak diinginkan.
Bahkan dirinya berupaya menghubungi anaknya Fitri (18) yang kuliah pada sebuah universitas swasta di Padang, melalui telepon seluler tidak ada jawaban.
Demikian pula beberapa kali pesan singkat (SMS) dilayangkan, namun belum ada tanggapan mengenai kondisi terkini gempa yang melanda Padang, sehingga menimbulkan keresahan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru menyatakan gempa bumi berpusat di Provinsi Aceh sekitar pukul 15.38 WIB.
Sedangkan gempa tersebut berkekuatan 8,5 SR juga mengguncang hingga enam provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Bengkulu, Lampung, Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Riau.
Namun gempa tektonik itu berlokasi di 2.31 Lintang Utara (LU), 92,67 Bujur Timur (BT) atau sekitar 146 Barat Daya Simelue Aceh dengan kedalaman 10 kilometer, tapi BMKG menyatakan gempa itu berpotensi menimbulkan tsunami.
Faisal JA (43) warga Kota Dumai lainnya mengatakan, sejak pukul 15.45 WIB, mengalami kendala untuk menelpon keluarganya yang berdomisili di Kawasan Ujung Gurun, Kota Padang.
"Sudah keriting jari menelpon, tapi tidak juga menyambung, beberapa SMS dikirim tidak ada jawaban, kami khawatir saja," katanya.
Faisal menambahkan, bila tidak ada juga jawaban dari Padang, maka mulai Kamis (12/4) pagi akan langsung menemui saudara dengan mengunakan mobil melewati Pekanbaru.
Hubungan Telepon Warga Dumai Terputus Karena Gempa - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Komunikasi warga Kota Dumai, Provinsi Riau, terputus untuk menghubungi saudara mereka di Padang, Sumbar, akibat gempa yang pusatnya di Provinsi Aceh dengan skala 8,5 SR."Saya tidak dapat menelpon anak dan saudara di Padang setelah gempa," kata Nofrizal Kamil (48) warga Kota Dumai yang dihubungi di Pekanbaru, Rabu (11/4/2012).
Dia mengatakan beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler tidak ada jawaban dari kerabat di Padang sehingga khawatir terjadi musibah yang tidak diinginkan.
Bahkan dirinya berupaya menghubungi anaknya Fitri (18) yang kuliah pada sebuah universitas swasta di Padang, melalui telepon seluler tidak ada jawaban.
Demikian pula beberapa kali pesan singkat (SMS) dilayangkan, namun belum ada tanggapan mengenai kondisi terkini gempa yang melanda Padang, sehingga menimbulkan keresahan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru menyatakan gempa bumi berpusat di Provinsi Aceh sekitar pukul 15.38 WIB.
Sedangkan gempa tersebut berkekuatan 8,5 SR juga mengguncang hingga enam provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Bengkulu, Lampung, Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Riau.
Namun gempa tektonik itu berlokasi di 2.31 Lintang Utara (LU), 92,67 Bujur Timur (BT) atau sekitar 146 Barat Daya Simelue Aceh dengan kedalaman 10 kilometer, tapi BMKG menyatakan gempa itu berpotensi menimbulkan tsunami.
Faisal JA (43) warga Kota Dumai lainnya mengatakan, sejak pukul 15.45 WIB, mengalami kendala untuk menelpon keluarganya yang berdomisili di Kawasan Ujung Gurun, Kota Padang.
"Sudah keriting jari menelpon, tapi tidak juga menyambung, beberapa SMS dikirim tidak ada jawaban, kami khawatir saja," katanya.
Faisal menambahkan, bila tidak ada juga jawaban dari Padang, maka mulai Kamis (12/4) pagi akan langsung menemui saudara dengan mengunakan mobil melewati Pekanbaru.
Pemerintah Sri Lanka langsung mengeluarkan peringatan tsunami di seluruh pulau pada Rabu (11/4/2012) dan pusat manajemen bencana meminta agar warga pantai segera menjauh menuju kawasan pedalaman untuk menghindari dampak gelombang besar yang dikhawatirkan datang menyusul gempa di wilayah Aceh dengan kekuatan 8,5 SR.
Pemerintah setempat mengeluarkan pernyataan bahwa gelombang bisa mencapai wilayah timur pelabuhan Trincomalee dan mendesak agar segera dilakukan evakuasi di kawasan jalur pantai. "Segera evakuasi daerah pantai dan pergi ke tempat yang lebih tinggi," demikian pernyataan yang disampaikan pihak pemerintah yang dimuat di situs Pusat Penanggulangan Bencana (DMC).
Wakil Direktur DMC Sarath Kumara mengatakan pantai timur dan selatan pulau itu merupakan wilayah yang paling rentan, sehingga warga diminta untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. "Tidak perlu panik," kata Kumara.
"Wilayah timur dan selatan lebih rentan, lebih aman bagi orang-orang di tempat lain di sepanjang pantai untuk meninggalkan lokasi dan pergi ke tempat tinggi."
Kepanikan sempat terjadi. Sejumlah warga di Trincomalee terlihat berhamburan dan meninggalkan rumah-rumah mereka di kawasan pantai, menyusul adanya peringatan sirine adanya tsunami. "Ada situasi panik dekat di Trincomalee," kata seorang warga dihubungi AFP melalui telepon.
Wakil Direktur Departemen Meteorologi MD Dayananda memprediksi akan adanya tsunami di wilayah tersebut menyusul gempa yang terjadi di Indonesia. "Ada kemungkinan kuat terjadi tsunami menghantam pulau itu setelah gempa bumi di Indonesia," katanya.
Ia mengatakan, gempa bumi di Indonesia dirasakan di Sri Lanka, yang berjarak 1.340 kilometer (840 mil) utara-barat dari lokasi gempa.
Sekitar 30.000 orang tewas di Sri Lanka dalam peristiwa tsunami pada tahun 2004, yang juga disebabkan oleh gempa bawah laut dari Indonesia dan menghancurkan sejumlah kawasan di garis pantai Sri Lanka.
Sri Lanka Keluarkan Peringatan Tsunami - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News
Pemerintah Sri Lanka langsung mengeluarkan peringatan tsunami di seluruh pulau pada Rabu (11/4/2012) dan pusat manajemen bencana meminta agar warga pantai segera menjauh menuju kawasan pedalaman untuk menghindari dampak gelombang besar yang dikhawatirkan datang menyusul gempa di wilayah Aceh dengan kekuatan 8,5 SR.Pemerintah setempat mengeluarkan pernyataan bahwa gelombang bisa mencapai wilayah timur pelabuhan Trincomalee dan mendesak agar segera dilakukan evakuasi di kawasan jalur pantai. "Segera evakuasi daerah pantai dan pergi ke tempat yang lebih tinggi," demikian pernyataan yang disampaikan pihak pemerintah yang dimuat di situs Pusat Penanggulangan Bencana (DMC).
Wakil Direktur DMC Sarath Kumara mengatakan pantai timur dan selatan pulau itu merupakan wilayah yang paling rentan, sehingga warga diminta untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. "Tidak perlu panik," kata Kumara.
"Wilayah timur dan selatan lebih rentan, lebih aman bagi orang-orang di tempat lain di sepanjang pantai untuk meninggalkan lokasi dan pergi ke tempat tinggi."
Kepanikan sempat terjadi. Sejumlah warga di Trincomalee terlihat berhamburan dan meninggalkan rumah-rumah mereka di kawasan pantai, menyusul adanya peringatan sirine adanya tsunami. "Ada situasi panik dekat di Trincomalee," kata seorang warga dihubungi AFP melalui telepon.
Wakil Direktur Departemen Meteorologi MD Dayananda memprediksi akan adanya tsunami di wilayah tersebut menyusul gempa yang terjadi di Indonesia. "Ada kemungkinan kuat terjadi tsunami menghantam pulau itu setelah gempa bumi di Indonesia," katanya.
Ia mengatakan, gempa bumi di Indonesia dirasakan di Sri Lanka, yang berjarak 1.340 kilometer (840 mil) utara-barat dari lokasi gempa.
Sekitar 30.000 orang tewas di Sri Lanka dalam peristiwa tsunami pada tahun 2004, yang juga disebabkan oleh gempa bawah laut dari Indonesia dan menghancurkan sejumlah kawasan di garis pantai Sri Lanka.

Gempa yang terjadi perairan barat Aceh juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Rabu (11/4/2012) sore. Getaran dirasakan sekitar pukul 17.46 WIB.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah orang yang menginap Hotel Dainang di pinggir Danau Toba segera berhamburan keluar. Mereka adalah para tamu dan karyawan hotel tersebut. Getaran terjadi selama sekitar 30 detik.
Seperti diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan kekuatan 8,9 skala Richter, kemudian merevisinya menjadi 8,5 SR.
United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa tersebut dengan kekuatan 8,7 SR. Gempa yang berpusat di 2,31 Lintang Utara dan 92,67 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi Rabu sekitar pukul 15.38, membuat warga berhamburan keluar kantor dan rumah. Pusat gempa berada 346 kilometer di barat daya Simeulue.
Gempa Terasa di Samosir - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News

Gempa yang terjadi perairan barat Aceh juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Rabu (11/4/2012) sore. Getaran dirasakan sekitar pukul 17.46 WIB.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah orang yang menginap Hotel Dainang di pinggir Danau Toba segera berhamburan keluar. Mereka adalah para tamu dan karyawan hotel tersebut. Getaran terjadi selama sekitar 30 detik.
Seperti diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan kekuatan 8,9 skala Richter, kemudian merevisinya menjadi 8,5 SR.
United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa tersebut dengan kekuatan 8,7 SR. Gempa yang berpusat di 2,31 Lintang Utara dan 92,67 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi Rabu sekitar pukul 15.38, membuat warga berhamburan keluar kantor dan rumah. Pusat gempa berada 346 kilometer di barat daya Simeulue.

Setelah gempa 8,5 SR mengguncang Banda Aceh pada pukul 15.38 WIB tadi, gempa susulan kembali terjadi pukul 17.45 WIB.
Meski tak sekuat sebelumnya, gempa susulan ini juga cukup kuat dan dan berlangsung sekitar satu menit.
Beberapa warga yang menepi, berpegangan ke tiang yang ada. Mereka khawatir memandangi gedung-gedung yang bergoyang.
Data BMKG mencatat gempa susulan tersebut berkekuatan 8,1 Skala Richter (SR) pukul 17.43 WIB. Setelah gempa tersebut disusul gempa susulan berikutnya 6,1 SR pukul 18.04 WIB dan 6,1 SR pukul 18.34 WIB.
Gempa Susulan Guncang Banda Aceh - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News

Setelah gempa 8,5 SR mengguncang Banda Aceh pada pukul 15.38 WIB tadi, gempa susulan kembali terjadi pukul 17.45 WIB.
Meski tak sekuat sebelumnya, gempa susulan ini juga cukup kuat dan dan berlangsung sekitar satu menit.
Beberapa warga yang menepi, berpegangan ke tiang yang ada. Mereka khawatir memandangi gedung-gedung yang bergoyang.
Data BMKG mencatat gempa susulan tersebut berkekuatan 8,1 Skala Richter (SR) pukul 17.43 WIB. Setelah gempa tersebut disusul gempa susulan berikutnya 6,1 SR pukul 18.04 WIB dan 6,1 SR pukul 18.34 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya tsunami setelah gempa berkekuatan 8,5 SR mengguncang Aceh, Rabu (11/4/2012) sore pukul 15.38 WIB.
Menurut Deputi Bidang Geofisika BMKG Prih Harjadi alat pendeteksi kenaikan gelombang mencatat tsunami terjadi di pantai Meulaboh dan Sabang.
"Di Meulaboh 80 centimeter dan di Sabang 60 centimeter," ujar Prih dalam wawancara yang diaiarkan sebuah televisi swasta.
Besarnya tsunami jauh lebih kecil daripada perkiraan BMKG sebelumnya. Prih menyatakan, BMKG sebelumnya memperkirakan tsunami mencapai 3 meter.
Saat ini, BMKG masih memperpanjang peringatan dini tsunami selama dua jam ke depan sejak terjadi gempa susulan sebesar 8,1 SR pada pukul 17.43 WIB.
Warga masyarakat di sepanjang pantai barat Sumatera diminta menjauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
Tsunami Kecil Terjadi di Meulaboh dan Sabang - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya tsunami setelah gempa berkekuatan 8,5 SR mengguncang Aceh, Rabu (11/4/2012) sore pukul 15.38 WIB.
Menurut Deputi Bidang Geofisika BMKG Prih Harjadi alat pendeteksi kenaikan gelombang mencatat tsunami terjadi di pantai Meulaboh dan Sabang.
"Di Meulaboh 80 centimeter dan di Sabang 60 centimeter," ujar Prih dalam wawancara yang diaiarkan sebuah televisi swasta.
Besarnya tsunami jauh lebih kecil daripada perkiraan BMKG sebelumnya. Prih menyatakan, BMKG sebelumnya memperkirakan tsunami mencapai 3 meter.
Saat ini, BMKG masih memperpanjang peringatan dini tsunami selama dua jam ke depan sejak terjadi gempa susulan sebesar 8,1 SR pada pukul 17.43 WIB.
Warga masyarakat di sepanjang pantai barat Sumatera diminta menjauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hamid Muhammad, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terkait adanya gempa di wilayah Nangroe Aceh Darussalam dan sekitar kawasan Sumatera dan sekitarnya.
Kami masih terus memantau dan menunggu laporan dari dinas pendidikan di lokasi.-- Hamid Muhammad
"Kami masih terus memantau dan menunggu laporan dari dinas pendidikan di lokasi," kata Hamid kepada Kompas.com, Rabu (11/4/2012) sore, di Jakarta.
Ia mengungkapkan, pantauan secara khusus dilakukan karena peristiwa gempa berdekatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) yang akan digelar pada Senin (16/4/2012) mendatang. Dia menjelaskan, pantauan dilakukan tidak hanya pada kemungkinan adanya korban tewas dari siswa peserta UN, tetapi juga pada kemungkinan adanya bangunan sekolah yang rusak.
"Peristiwa gempa sangat berpotensi menimbulkan korban juwa dan merusak gedung sekolah. Sampai malam nanti akan terus kita pantau," ujarnya.
Seperti diberitakan, setelah gempa 8,5 SR mengguncang Banda Aceh pada pukul 15.38 tadi, gempa susulan kembali terjadi pukul 17.58. Meski tak sekuat sebelumnya, gempa susulan ini juga cukup kuat dan dan berlangsung sekitar satu menit.
UN Digelar Senin, Kemdikbud Pantau Kondisi Pascagempa - Gempa Aceh
Full View
Labels:
Indonesia News

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hamid Muhammad, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terkait adanya gempa di wilayah Nangroe Aceh Darussalam dan sekitar kawasan Sumatera dan sekitarnya.
Kami masih terus memantau dan menunggu laporan dari dinas pendidikan di lokasi.
-- Hamid Muhammad
Ia mengungkapkan, pantauan secara khusus dilakukan karena peristiwa gempa berdekatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) yang akan digelar pada Senin (16/4/2012) mendatang. Dia menjelaskan, pantauan dilakukan tidak hanya pada kemungkinan adanya korban tewas dari siswa peserta UN, tetapi juga pada kemungkinan adanya bangunan sekolah yang rusak.
"Peristiwa gempa sangat berpotensi menimbulkan korban juwa dan merusak gedung sekolah. Sampai malam nanti akan terus kita pantau," ujarnya.
Seperti diberitakan, setelah gempa 8,5 SR mengguncang Banda Aceh pada pukul 15.38 tadi, gempa susulan kembali terjadi pukul 17.58. Meski tak sekuat sebelumnya, gempa susulan ini juga cukup kuat dan dan berlangsung sekitar satu menit.








